
Museum Perjuangan TNI
Bangunan

Scan untuk membuka halaman ini
https://cagarbudayamedan.com/sites/museum-perjuangan-tniDeskripsi Sejarah
Bangunan ini dibangun pada 1931 dan difungsikan tahun 1934 sebagai kantor Levensverzekering Maatschappij Arnhemse, perusahaan asuransi Belanda. Pada tahun 1952, perusahaan ini diakuisisi oleh Nederlandsche Indische Levensverzekering en Lijfrente Maatschappij (NILMIJ), perusahaan asuransi jiwa pertama di Hindia Belanda.
Pada tahun 1942, bangunan digunakan pemerintah Jepang sebagai markas. Bangunan dinasionalisasi pada 1957 menjadi PT Perusahaan Pertanggungan Djiwa Sedjahtera (sekarang PT Asuransi Jiwasraya). Tahun 1950-1956 digunakan TNI AD sebagai kantor Panglima Tentara Teritorium 1 Sumatera Utara sekaligus kantor asuransi PT Pertanggungan Djiwa Sedjahtera.
Dari 1971 hingga 1985, bangunan menjadi kantor Dinas Sejarah Kodam atau Museum Bukit Barisan. Pada 5 Oktober 1996, bangunan diresmikan menjadi Museum Perjuangan TNI oleh Pangdam Mayjend TNI Sedaryanto. Museum ini terbuka untuk umum dengan sekitar 555 koleksi benda bersejarah, termasuk mortar, seragam asli, senjata api, alat komunikasi, surat kabar, foto, buku, uang, dan arsip masa perjuangan revolusi 1945-1948.




Lokasi
Jl. K.H. Zainul Arifin No. 8